Berita terkini Indonesia dan internasional seputar Politik, ekonomi, entertainmen, sepak bola, dan berita sekitar anda.

Kebencian Itu Seperti Membawa Bau Busuk

INI KISAH TENTANG sekolah TK. Pada suatu hari guru TK mengadakan “permainan” menyuruh setiap anak muridnya membawa kantong plastik transparan 1 lembar dan kentang.

Masing-masing kentang tersebut di beri nama berdasarkan nama orang yang dibenci, sehingga jumlah kentangnya tidak di tentukan berapa, tergantung jumlah orang-orang yang dibenci.

Pada hari yang disepakati masing2 murid membawa kentang dalam kantong plastik. Ada yang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan ada yang 5. Seperti perintah guru mereka, tiap2 kentang di beri nama sesuai nama orang yang dibenci.

Murid2 harus membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana saja mereka pergi selama 1 minggu.

Hari berganti hari, kentang2 pun mulai membusuk dan berbau tidak sedap.

Setelah 1 minggu murid2 TK tersebut merasa lega karena penderitaan mereka akan segera berakhir.

Guru:”Bagaimana rasanya membawa kentang selama 1 minggu?”

Keluarlah keluhan dari murid2 TK tersebut, pada umumnya mereka tidak merasa nyaman harus membawa kentang2 busuk tersebut kemanapun mereka pergi.

Guru pun menjelaskan apa arti dari “permainan” yang mereka lakukan.

Guru: “Seperti itulah KEBENCIAN yang selalu kita bawa apabila kita tidak bisa MEMAAFKAN orang lain.”

Sungguh sangat tidak menyenangkan membawa kentang busuk kemanapun kita pergi. Itu hanya 1 minggu. Bagaimana jika kita membawa kebencian itu seumur hidup?

Sebaliknya, enak dan nyaman sekali hidup di mana pun dan pergi ke mana pun tanpa membawa rasa kebencian hingga pikiran kita bisa jernih dan terbuka lebar hanya untuk memikirkan hal-hal yang positif saja…


Add Your Comment

* Indicates Required Field

Your email address will not be published.

*